Tausiyah Musix

Melupakan Allah, jangan sampai lah..

Oleh : Ust. Ganjar Indrawan, S.Pd

“Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat) dan bertaqwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Teliti terhadap apa yang kamu kerjakan. Dan janganlah kamu seperti orang-orang yang lupa kepada Allah, lalu Allah menjadikan mereka lupa kepada mereka sendiri. Mereka itulah orang-orang yang fasik. (QS. Al-Hashr : 18-19).

Ayat diatas menjelaskan bahwa barang siapa yang melupakan Allah. Maka Allah akan menjadikan dia lupa dengan dirinya sendiri, ayat tersebut juga menjelaskan Allah melarang bagi hambanya yang masih mempunyai iman dari mempunyai kemiripan baik sifat maupun kebiasaan orang-orang yang melupakan Allah dengan meninggalkan sifat taqwa.

Bagaimana akibat dari orang tidak mau bertaqwa? Maka Allah akan melupakannya. Allah akan melupakan kemaslahatan pada dirinya yang ada akan di jumpai kemudharatan pada kehidupan kesehariannya. Muncul rasa tidak takut sama Allah, hari-harinya diisi terus dengan perbuatan dosa. Sehingga pasti dia tidak akan selamat dari siksa akhirat yang merupakan tujuan hidup ini. Dia pun tidak akan mendapati kenikmatan, keindahan dan kesenangan di akhirat nanti.

Meninggalkan sifat taqwa kepada Allah mencangkup semua umur. Disini diharapkan pentingnya penanaman iman sejak dini bagi setiap muslim, bahkan bagi seorang pelajar mereka dituntut sebelum mengenal pelajaran matematika, bahasa Indonesia, meraka diwajibkan terlebih dulu mengenal Allah. Hal ini sesuai dengan firman Allah Ta’ala : “Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan”. (QS. Al-Alaq : 1).

 

Leave a Reply